Showing posts with label bicara puitis. Show all posts
Showing posts with label bicara puitis. Show all posts
Friday, 10 January 2014
hari ini aku menangis
jika ketika kecil aku menangis
perasaannya tidak sama ketika di guris
tidak ku tahu apa itu hidup yang tragis
menangis seketika masih ada memuji senyumku manis
jiwaku tidak sabar mengenal apa itu romantis
jika semalam aku menangis
peritnya terasa menusuk di dalam
sakitnya terluka sendirian ku pendam
dan aku belajar untuk melepaskan dendam
tiada gunanya membalas tikam-menikam
jika hari ini aku menangis
telahku tahu peritnya tangisan
sulitnya hidup bila di tekan
rumitnya kehidupan untuk di mengertikan
namun, hari ini aku dewasa dengan tangisan
jika hari esok aku menangis
tidak lagi ku buang masa mengingati luka lama
tidak lagi ku rebah walau sendirian berperang dengan duka
kerana kesakitan itu melatihku menjadi sasa
di depan ingin ku bina hidup yang lebih bermakna
hari ini aku menangis bahagia
dan bila di tanya tentang luka dan duka
aku telah lama lupa akan maknanya
10 januari 2014
2.31 petang
Thursday, 9 January 2014
secebis rasa tidak suka
berhati-hatilah wahai hati
secebis rasa tidak suka
mungkin bakal mencambahkan benci
bakal mencacatkan bahagia yang di rasa
di dalam dada
secebis rasa tidak suka
yang di pendam sekian lama
yang di biar membusuk di dalam hati
akan menambahkan sakit pada perhubungan ini
yang hanya menunggu mati
jika dulu segalanya indah
dan bicara kita cukup ramah
angkara secebis rasa tidak suka
kita makin kurang bertegur-sapa
dan kebencian semakin galak menggoda
bagaikan racun tuba
secebis rasa tidak suka
memakan kebaikan si pemberi
mengaburkan hati yang mati di dalam diri
hari ini..kita semakin benci
secebis rasa tidak suka
yang pernah singgah pada suatu ketika
yang kita cambahkan setiap harinya
hari ini membengkak muak dan bau yang busuk
hati kita bagaikan di rasuk
secebis rasa tidak suka
ayuhlah di bunuh sebelum bermaharajalela
9 januari 2014
1.25 petang
Sunday, 29 December 2013
sombong
kenapa terlalu sombong?
bila di panggil kepada kebenaran
bila di cuit hati yang lalai
bila kebatilan cuba di rungkai
kenapa terlalu sombong?
bila di ajak untuk patuh
bila di pinta dan di suruh
bila keegoaan membatu teguh
kenapa terlalu sombong?
bila di hulur senyuman ukhuwah
bila di beri sapaan ramah
bila keduniaan terasa gah
kenapa terlalu sombong?
bila di ucap salam bahagia
bila di ungkap bicara derita
bila kebencian mengeruhkan rasa
kenapa terlalu sombong?
bila di ajak kepada-Nya
bila di pimpin mengikut rasul-Nya
bila kedunguan di angkat bangga
kenapa terlalu sombong?
tertanya diri pada hatiku yang bingung
29 disember 2013
6.22 petang
bila di panggil kepada kebenaran
bila di cuit hati yang lalai
bila kebatilan cuba di rungkai
kenapa terlalu sombong?
bila di ajak untuk patuh
bila di pinta dan di suruh
bila keegoaan membatu teguh
kenapa terlalu sombong?
bila di hulur senyuman ukhuwah
bila di beri sapaan ramah
bila keduniaan terasa gah
kenapa terlalu sombong?
bila di ucap salam bahagia
bila di ungkap bicara derita
bila kebencian mengeruhkan rasa
kenapa terlalu sombong?
bila di ajak kepada-Nya
bila di pimpin mengikut rasul-Nya
bila kedunguan di angkat bangga
kenapa terlalu sombong?
tertanya diri pada hatiku yang bingung
29 disember 2013
6.22 petang
Wednesday, 18 September 2013
hari kemenangan
hari ini di namakan hari kemenangan
sebulan mendidik nafsu dan berperang dengan syaitan
berakhir sudah bulan ramadhan
namun hati kecil tertanya
apakah kemenangan itu benar-benar di rasa
atau sekadar keterujaan pada nama semata
apakah benar hari ini hari raya?
hari kemenangan dengan sedalam rasa
dan hati tertanya dalam syahdu takbir bergema
selamat hari raya pada yang menyambut hari kemenangan
dan hati masih tertanya layakkah diri ini sama-sama meraikan
19 ogos 2012
3.17 pagi
sebulan mendidik nafsu dan berperang dengan syaitan
berakhir sudah bulan ramadhan
namun hati kecil tertanya
apakah kemenangan itu benar-benar di rasa
atau sekadar keterujaan pada nama semata
apakah benar hari ini hari raya?
hari kemenangan dengan sedalam rasa
dan hati tertanya dalam syahdu takbir bergema
selamat hari raya pada yang menyambut hari kemenangan
dan hati masih tertanya layakkah diri ini sama-sama meraikan
19 ogos 2012
3.17 pagi
persahabatan ini
kesibukan ini
membunuh masa kita yang bermakna
yang tinggal hanya
tekanan yang membuatkan kita meraung gila
kita mencari alasan
untuk saling menyakitkan
kebosanan ini
membunuh kemesraan yang kita rasa
seiring masa
kita tidak lagi seia dan sekata
pada bibit bicara yang lesu
kita semakin jemu
kelekaan ini
membutakan kita seketika
untuk menilai dari mana kita bermula
dan perlukah kita berakhir begini saja
rasa terbeban yang kita pendam
mencambahkan muak dalam diam
kebencian ini
membunuh cinta yang kita bina
bersama-sama
cinta kerana-Nya semata
sedikit demi sedikit
hati kita bagaikan di gigit
persahabatan ini
sanggupkah di biarkan mati
hanya kerana kita kini tidak lagi saling menghargai
masjid negara
5.14 petang
16 jun 2013
membunuh masa kita yang bermakna
yang tinggal hanya
tekanan yang membuatkan kita meraung gila
kita mencari alasan
untuk saling menyakitkan
kebosanan ini
membunuh kemesraan yang kita rasa
seiring masa
kita tidak lagi seia dan sekata
pada bibit bicara yang lesu
kita semakin jemu
kelekaan ini
membutakan kita seketika
untuk menilai dari mana kita bermula
dan perlukah kita berakhir begini saja
rasa terbeban yang kita pendam
mencambahkan muak dalam diam
kebencian ini
membunuh cinta yang kita bina
bersama-sama
cinta kerana-Nya semata
sedikit demi sedikit
hati kita bagaikan di gigit
persahabatan ini
sanggupkah di biarkan mati
hanya kerana kita kini tidak lagi saling menghargai
masjid negara
5.14 petang
16 jun 2013
berhati-hati..
kenapa terkadang susah untuk kalian memahami
ketika ku katakan..berhati-hati
di depan kalian senyumnya berseri
di belakang kalian ku terima aduan setiap hari
mengapa manusia berperangai begini?
kalian sangkakan tiada apa-apa
mereka tidak pernah berkata apa-apa
aku berpesan bukan kerana kalian aku tidak suka
tapi berhati-hatilah sebelum kena
biarlah aku yang terakhir kali rasainya
kenapa terkadang susah untuk kalian mengerti
aku berpesan bukan kerana benci
peringatan ku berikan berkali-kali
aku tidak ingin suatu hari kalian akan berkecil hati
atau mungkin membawa diri dari sini
sunggguh jika tanggungjawab ini tidak ku pikul di kepala
mungkin ku biarkan kalian begitu sahaja
cuma aku ingin kalian memahaminya
terkadang manusia bermuka-muka
dan manusia hipokrit ada di mana-mana
4 september 2013
ketika ku katakan..berhati-hati
di depan kalian senyumnya berseri
di belakang kalian ku terima aduan setiap hari
mengapa manusia berperangai begini?
kalian sangkakan tiada apa-apa
mereka tidak pernah berkata apa-apa
aku berpesan bukan kerana kalian aku tidak suka
tapi berhati-hatilah sebelum kena
biarlah aku yang terakhir kali rasainya
kenapa terkadang susah untuk kalian mengerti
aku berpesan bukan kerana benci
peringatan ku berikan berkali-kali
aku tidak ingin suatu hari kalian akan berkecil hati
atau mungkin membawa diri dari sini
sunggguh jika tanggungjawab ini tidak ku pikul di kepala
mungkin ku biarkan kalian begitu sahaja
cuma aku ingin kalian memahaminya
terkadang manusia bermuka-muka
dan manusia hipokrit ada di mana-mana
4 september 2013
Thursday, 22 November 2012
the red shoes
the red shoes that i wear
a happiness i want to share
don't kill yourself by grief
because i will not always bring a handkerchief
why don't you realize that life is a gift?
the red shoes that i wear
a braveness i want to declare
don't be sad my dear
face your future with no fear
why don't you realize that Allah is near?
the red shoes that i wear
challenge me if you still dare
don't keep on crying
even the pain is still hurting
why don't you realize that it is a sign of blessing?
the red shoes that i wear
a thousand meaning hiding there
21 november 2012
because i will not always bring a handkerchief
why don't you realize that life is a gift?
the red shoes that i wear
a braveness i want to declare
don't be sad my dear
face your future with no fear
why don't you realize that Allah is near?
the red shoes that i wear
challenge me if you still dare
don't keep on crying
even the pain is still hurting
why don't you realize that it is a sign of blessing?
the red shoes that i wear
a thousand meaning hiding there
21 november 2012
Wednesday, 21 November 2012
i love myself
i hate this feeling
i feel not belong to anywhere
i feel not belong to anywhere
people keep on hunting
i feel like having a nightmare
please stop calling
i already promise i won't be there
please stop cheating
you think i don't know what happen over there
i think your brain is sleeping
just knock your skull if they still there
no need to call me darling
i love myself more than you care
10 december 2012
02:05 am
i feel like having a nightmare
please stop calling
i already promise i won't be there
please stop cheating
you think i don't know what happen over there
i think your brain is sleeping
just knock your skull if they still there
no need to call me darling
i love myself more than you care
10 december 2012
02:05 am
Monday, 29 October 2012
bertahan di jalan pulang
bertahan di jalan pulang
terlalu banyak halangan merintang
kawan-kawan..tetaplah berjuang..
kawan-kawan kuatlah..kuatlah!
bertahan di medan mujahadah
jangan pernah mengaku kalah
walau parut lama merekah
walau pemandangan pulang tidak selalunya indah
bertahan di jalan pulang
tidak semudah bersantai di waktu petang
kawan-kawan..tetaplah bertenang..
kawan-kawan lawanlah..lawanlah!
sekuat seluruh tenagamu
sekuat seteguh imanmu
sungguh desas nafasmu
tidak senyaman angin yang menderu
tidak sedingin suara yang menyeru
tetaplah tersenyum mengenggam kekuatanmu
bertahan di jalan pulang
hanya tekadmu mampu membuatmu tenang
istiqamah berjalan pulang..
kawan-kawan bertahanlah..bertahanlah!
engkau tidak akan kalah
sekali-kali engkau jangan menyerah kalah
berjuang melawan kesakitan
berjuang melawan syaitan yang melalaikan
kagagalan tidak akan pernah datang
selagi engkau tidak berhanti berjuang
bertahan di jalan pulang
janganlah engkau lupa memandang
pada kasih sayang Tuhan yang melambai tenang..
29 oktober 2012
7.43pm
terlalu banyak halangan merintang
kawan-kawan..tetaplah berjuang..
kawan-kawan kuatlah..kuatlah!
bertahan di medan mujahadah
jangan pernah mengaku kalah
walau parut lama merekah
walau pemandangan pulang tidak selalunya indah
bertahan di jalan pulang
tidak semudah bersantai di waktu petang
kawan-kawan..tetaplah bertenang..
kawan-kawan lawanlah..lawanlah!
sekuat seluruh tenagamu
sekuat seteguh imanmu
sungguh desas nafasmu
tidak senyaman angin yang menderu
tidak sedingin suara yang menyeru
tetaplah tersenyum mengenggam kekuatanmu
bertahan di jalan pulang
hanya tekadmu mampu membuatmu tenang
istiqamah berjalan pulang..
kawan-kawan bertahanlah..bertahanlah!
engkau tidak akan kalah
sekali-kali engkau jangan menyerah kalah
berjuang melawan kesakitan
berjuang melawan syaitan yang melalaikan
kagagalan tidak akan pernah datang
selagi engkau tidak berhanti berjuang
bertahan di jalan pulang
janganlah engkau lupa memandang
pada kasih sayang Tuhan yang melambai tenang..
29 oktober 2012
7.43pm
Sunday, 26 August 2012
sejernih air mengalir
sejernih air mengalir
sedingin desir angin semilir
meneroka segenap ruang masa
membentuk setiap ruas perjalanan
batas-batas air yang bergenang
bagaikan meraikan ikan-ikan berenang
begitulah alir air yang tenang
sederas air membuas
seirama ombak menghempas
menerjah segenap rongga masa
menghempas persisir rona kehidupan
gigi air yang berlekuk
di mamah ombak ganas mengetuk
dengan deru angin yang membawa bunyi biduk
sebiru air laut
sehijau dalam air berlumut
membawa kecil sebuah perahu tua
membelah riak-riak air di lembah pelabuhan
tajam payau air menghakis masa
begitulah masin air menyempurnakan rasa
setajam batu kelikir
sejernih air mata mengalir
begitulah kehidupan manusia terukir
26 ogos 2012
sedingin desir angin semilir
meneroka segenap ruang masa
membentuk setiap ruas perjalanan
batas-batas air yang bergenang
bagaikan meraikan ikan-ikan berenang
begitulah alir air yang tenang
sederas air membuas
seirama ombak menghempas
menerjah segenap rongga masa
menghempas persisir rona kehidupan
gigi air yang berlekuk
di mamah ombak ganas mengetuk
dengan deru angin yang membawa bunyi biduk
sebiru air laut
sehijau dalam air berlumut
membawa kecil sebuah perahu tua
membelah riak-riak air di lembah pelabuhan
tajam payau air menghakis masa
begitulah masin air menyempurnakan rasa
setajam batu kelikir
sejernih air mata mengalir
begitulah kehidupan manusia terukir
26 ogos 2012
Tuesday, 31 July 2012
semanis bahasa
jika kamu menulis
semata untuk menanam rasa benci
di hati aku dan juga hati kami
cukup..berhenti!!!
sudah terlalu banyak tertanam benci di hati ini
aku harap kamu lebih mengerti
sekian lama aku mengikis benci yang bertamu
pada sejarah lamaku
dan pada manusia seperti kamu
aku tidak ingin yang lain menjadi mangsa habuanmu
jika kamu menulis
semata untuk membongkar salah yang lain
menidakkan salahmu di dalam kain
cukup..berhenti!!!
sudah muak aku mendengarnya
aku harap kita sama-sama nilai siapa diri kita
itu lebih baik untuk kita
merubah apa yang ada
dari terusan meraung mengata
salah mereka
ya..jelas benar pada pandangan kita
salah sendiri kita kaburkan mata
jika kamu menulis
sekadar mendabik dada
merasa kamu di pihak benar semata
cukup..berhenti!!!
siapa kita untuk menentukannya
kiranya mereka salah
apakah kita di ajar berdendam dan berbalah
kiranya kamu benar
tidak bolehkah berbahasa dengan lembut dan sabar
jika kamu menulis
sekadar ingin menghiris
cukup..berhenti!!!
memang benar kamu seorang penulis
aku juga suka menulis
menzahirkan rasa hati yang terguris
biarlah apapun niatmu melakar kata
kiranya tidak kamu tahu
bahasa tulisanmu melakar benci di hatiku
bukan pada kamu
tapi pada sikap dan keras bahasamu
tapi pada lantang dendam kemarahanmu
dan aku
benar berharap kamu padamkan tinta yang membeku
sebelum kerana nyamuk yang membingit sepertimu
aku bakarkan semua kelambu
jika benar kamu ingin menulis
aku harap bahasamu lebih manis
31 julai 2012
semata untuk menanam rasa benci
di hati aku dan juga hati kami
cukup..berhenti!!!
sudah terlalu banyak tertanam benci di hati ini
aku harap kamu lebih mengerti
sekian lama aku mengikis benci yang bertamu
pada sejarah lamaku
dan pada manusia seperti kamu
aku tidak ingin yang lain menjadi mangsa habuanmu
jika kamu menulis
semata untuk membongkar salah yang lain
menidakkan salahmu di dalam kain
cukup..berhenti!!!
sudah muak aku mendengarnya
aku harap kita sama-sama nilai siapa diri kita
itu lebih baik untuk kita
merubah apa yang ada
dari terusan meraung mengata
salah mereka
ya..jelas benar pada pandangan kita
salah sendiri kita kaburkan mata
jika kamu menulis
sekadar mendabik dada
merasa kamu di pihak benar semata
cukup..berhenti!!!
siapa kita untuk menentukannya
kiranya mereka salah
apakah kita di ajar berdendam dan berbalah
kiranya kamu benar
tidak bolehkah berbahasa dengan lembut dan sabar
jika kamu menulis
sekadar ingin menghiris
cukup..berhenti!!!
memang benar kamu seorang penulis
aku juga suka menulis
menzahirkan rasa hati yang terguris
biarlah apapun niatmu melakar kata
kiranya tidak kamu tahu
bahasa tulisanmu melakar benci di hatiku
bukan pada kamu
tapi pada sikap dan keras bahasamu
tapi pada lantang dendam kemarahanmu
dan aku
benar berharap kamu padamkan tinta yang membeku
sebelum kerana nyamuk yang membingit sepertimu
aku bakarkan semua kelambu
jika benar kamu ingin menulis
aku harap bahasamu lebih manis
31 julai 2012
Tuesday, 26 June 2012
jangan di hina mereka
jangan sesekali mereka di pandang hina
jangan sesekali kalian mengumpat mengata
dengan pedang menghunus tajam
dengan pena tajam menikam
akan ku bela nasib mereka
siapakah kalian untuk menghina?
siapa kallian untuk menghina?
kiranya mereka pernah berdosa
sungguhpun kalian suci dari dosa
sungguhpun hidup kalian tanpa noda
apakah kalian yakin dengan mengata
dengan menghina
manusia seperti mereka
hati kalian masih suci terpelihara
atau masih yakin pintu syurga itu masih ternganga
fikirkan..syurga dan neraka itu milik siapa?
mengumpat manghina itu sucikah akhlaknya?
moga rasa suci itu tidak membawa kalian ke neraka
moga di jauhkan kalian dari bahang neraka
moga kalian tidak segan silu mendidik mereka
bersama menuntun mereka ke arah-Nya
moga kalian tidak kedekut berkongsi syurga
milik sepenuhnya yang Maha Kuasa
aku berdoa pada yang Esa
moga syurga juga milik mereka
bukan hanya untuk mereka yang suci
bukan juga hanya untuk mereka yang berlagak suci
kerana taubat itu menyucikan hati
sungguhpun dosa mereka melangit tinggi
moga mereka mampu berjalan mendekatkan diri
pada Tuhan Maha mengasihi
dan mereka tidak sendiri
Dia pasti menemani
bersama doaku mengiringi
aku dan mereka pernah berdosa
jangan sesekali kalian menghina
di depanku jangan sesekali mereka di cerca
hatiku panas bingit terasa di telinga
ya..kalian memang terpelajar
tapi kenapa masih kurang ajar
apakah kalian tidak sedar
aku dan mereka sama
kami pernah berdosa dan kalian suci sengala
aku sayang mereka
dan kalian peduli apa
tidak pernah peduli apa yang kami rasa
kiranya kalian suci sengala
kami juga berharap kita masih dapat bersama
tapi kenapa
tika kami berdosa kami seolah jijik
tika kami berdosa kalian pandang jelik
tapi bila kami berubah
mata kalian senyum memandang
kami ingin di peluk di sayang
lupakah kalian
hidayah Allah tidak memilih sesiapa
bukan aku lebih mulia
bukan juga kemuliaan itu milik kalian semata
bukan juga mereka yang mulia
dan manusia itu sama sahaja
jika kembali kepada-Nya
jangan sesekali mereka di hina
tajam penaku akan menuntut bela
2.29 am 26 jun 2012
jangan sesekali kalian mengumpat mengata
dengan pedang menghunus tajam
dengan pena tajam menikam
akan ku bela nasib mereka
siapakah kalian untuk menghina?
siapa kallian untuk menghina?
kiranya mereka pernah berdosa
sungguhpun kalian suci dari dosa
sungguhpun hidup kalian tanpa noda
apakah kalian yakin dengan mengata
dengan menghina
manusia seperti mereka
hati kalian masih suci terpelihara
atau masih yakin pintu syurga itu masih ternganga
fikirkan..syurga dan neraka itu milik siapa?
mengumpat manghina itu sucikah akhlaknya?
moga rasa suci itu tidak membawa kalian ke neraka
moga di jauhkan kalian dari bahang neraka
moga kalian tidak segan silu mendidik mereka
bersama menuntun mereka ke arah-Nya
moga kalian tidak kedekut berkongsi syurga
milik sepenuhnya yang Maha Kuasa
aku berdoa pada yang Esa
moga syurga juga milik mereka
bukan hanya untuk mereka yang suci
bukan juga hanya untuk mereka yang berlagak suci
kerana taubat itu menyucikan hati
sungguhpun dosa mereka melangit tinggi
moga mereka mampu berjalan mendekatkan diri
pada Tuhan Maha mengasihi
dan mereka tidak sendiri
Dia pasti menemani
bersama doaku mengiringi
aku dan mereka pernah berdosa
jangan sesekali kalian menghina
di depanku jangan sesekali mereka di cerca
hatiku panas bingit terasa di telinga
ya..kalian memang terpelajar
tapi kenapa masih kurang ajar
apakah kalian tidak sedar
aku dan mereka sama
kami pernah berdosa dan kalian suci sengala
aku sayang mereka
dan kalian peduli apa
tidak pernah peduli apa yang kami rasa
kiranya kalian suci sengala
kami juga berharap kita masih dapat bersama
tapi kenapa
tika kami berdosa kami seolah jijik
tika kami berdosa kalian pandang jelik
tapi bila kami berubah
mata kalian senyum memandang
kami ingin di peluk di sayang
lupakah kalian
hidayah Allah tidak memilih sesiapa
bukan aku lebih mulia
bukan juga kemuliaan itu milik kalian semata
bukan juga mereka yang mulia
dan manusia itu sama sahaja
jika kembali kepada-Nya
jangan sesekali mereka di hina
tajam penaku akan menuntut bela
2.29 am 26 jun 2012
Sunday, 10 June 2012
hanya Engkau lebih mengerti
Tuhan..
tidak ada kata yang terluah
tidak ada sesiapa yang ku percaya untuk di luahkan
takut pada keadaan
terkejut dengan secubit ujian
Tuhan..
ampunkan aku
mengharapkan mereka mampu mengerti hatiku
sedang Engkaulah yang lebih mengerti yang terbuku
hatiku celaru
fikiranku menahan amukan yang mengganggu
saat ini..
suasana tidak ada bunyi
hanya detak yang berdengup tanpa henti
dan aku masih mengharapkan mereka mengerti
tetap menamani di sisi
Tuhan..
di dalam terasa kosong
di luar terasa beku
puas aku termenung
puas aku memikirkan apa yang berlaku
masih tidak ada kata-kata
yang mampu menzahirkan apa yang ada di dalam dada
yang terluah hanyalah air mata
Tuhan..
dalam hangat air mata
aku percaya ada tawa tersembunyi di sebaliknya
dalam hari penuh kesulitan
aku percaya ada esok yang menenangkan
tapi bila datangnya
aku tertunggu dan tertanya
persoalannya hanyalah masa
bila waktunya dan bila saatnya
dan aku masih tidak kecewa menunggu
Tuhan..
puas aku meneliti
puas aku menilai diri
di manakah silap dan salah
ke manakah harus di buang sedih dan resah
mereka tidak ada di sini
ketika ku harapkan mereka tidak berpaling pergi
Tuhan..
yang ingin ku luah ku pendam sendiri
yang harus terluah ku bungkam tidak pasti
kerana hanya Engkau yang lebih memahami
10 jun 2012
tidak ada kata yang terluah
tidak ada sesiapa yang ku percaya untuk di luahkan
takut pada keadaan
terkejut dengan secubit ujian
Tuhan..
ampunkan aku
mengharapkan mereka mampu mengerti hatiku
sedang Engkaulah yang lebih mengerti yang terbuku
hatiku celaru
fikiranku menahan amukan yang mengganggu
saat ini..
suasana tidak ada bunyi
hanya detak yang berdengup tanpa henti
dan aku masih mengharapkan mereka mengerti
tetap menamani di sisi
Tuhan..
di dalam terasa kosong
di luar terasa beku
puas aku termenung
puas aku memikirkan apa yang berlaku
masih tidak ada kata-kata
yang mampu menzahirkan apa yang ada di dalam dada
yang terluah hanyalah air mata
Tuhan..
dalam hangat air mata
aku percaya ada tawa tersembunyi di sebaliknya
dalam hari penuh kesulitan
aku percaya ada esok yang menenangkan
tapi bila datangnya
aku tertunggu dan tertanya
persoalannya hanyalah masa
bila waktunya dan bila saatnya
dan aku masih tidak kecewa menunggu
Tuhan..
puas aku meneliti
puas aku menilai diri
di manakah silap dan salah
ke manakah harus di buang sedih dan resah
mereka tidak ada di sini
ketika ku harapkan mereka tidak berpaling pergi
Tuhan..
yang ingin ku luah ku pendam sendiri
yang harus terluah ku bungkam tidak pasti
kerana hanya Engkau yang lebih memahami
10 jun 2012
Wednesday, 30 May 2012
sendirian menyeka air mata
Tuhan..
ampunkan aku...
sejujurnya telah ku cuba sedaya upaya
mendidik hati agar ikhlas
membantu tanpa meminta di balas
Tuhan..
ampunkan aku..
jika aku hanya bermain dengan alasan
jika aku hanya bermain dengan tulisan
ku katakan aku tidak kuat
ku katakan aku tidak lagi larat
Tuhan..
ampunkan aku..
sejujurnya aku tidak ingin berhenti
dari terus memberi simpati
dari terus berbakti
dari terus memujuk diri
agar selalu kuat meniti duri
Tuhan..
ampunkan aku..
aku hanya seorang manusia biasa
ya! itulah alasan yang ku laungkan setiap kalinya
sungguhpun mereka juga manusia
mengharapkan aku kekal ceria
moga dapat mengubat duka di hati mereka
moga dapat menyeka air mata di pipi mereka
tapi Tuhan...
kerana alasan
aku tertanya dalam sebak suara
air mataku siapakah yang menyeka?
Tuhan..
ampunkan aku..
aku tidak ingin bisikan syaitan menganggu
aku tidak ingin hatiku di bisik pilu
aku ingin kuat
aku ingin selalu bersemangat
melontarkan bicara dengan kata-kata
melontarkan semangat dengan azam yang di semat
Tuhan..
ampunkan aku..
sungguhpun apa yang terjadi
aku ingin tepati janjiku pada diri sendiri
aku tidak akan membiarkan mereka menangis sendiri
aku tidak ingin mereka bersedih lagi
aku ku seka tiap air mata mereka yang menitis di pipi
walau dengan air mataku masih menemani
Tuhan..
ampunkan aku..
biarlah tangisanku adalah yang terakhir kalinya
tidak ku ingin tangisan mereka menyusulinya
kerana aku tahu peritnya menahan duka
tidak ku ingin mereka sama merasa
bila mereka menangis
hatiku terguris di hiris
Tuhan..
ampunkan aku..
masih tidak mampu
sendirian menyeka air mataku
30 mei 2012
ampunkan aku...
sejujurnya telah ku cuba sedaya upaya
mendidik hati agar ikhlas
membantu tanpa meminta di balas
Tuhan..
ampunkan aku..
jika aku hanya bermain dengan alasan
jika aku hanya bermain dengan tulisan
ku katakan aku tidak kuat
ku katakan aku tidak lagi larat
Tuhan..
ampunkan aku..
sejujurnya aku tidak ingin berhenti
dari terus memberi simpati
dari terus berbakti
dari terus memujuk diri
agar selalu kuat meniti duri
Tuhan..
ampunkan aku..
aku hanya seorang manusia biasa
ya! itulah alasan yang ku laungkan setiap kalinya
sungguhpun mereka juga manusia
mengharapkan aku kekal ceria
moga dapat mengubat duka di hati mereka
moga dapat menyeka air mata di pipi mereka
tapi Tuhan...
kerana alasan
aku tertanya dalam sebak suara
air mataku siapakah yang menyeka?
Tuhan..
ampunkan aku..
aku tidak ingin bisikan syaitan menganggu
aku tidak ingin hatiku di bisik pilu
aku ingin kuat
aku ingin selalu bersemangat
melontarkan bicara dengan kata-kata
melontarkan semangat dengan azam yang di semat
Tuhan..
ampunkan aku..
sungguhpun apa yang terjadi
aku ingin tepati janjiku pada diri sendiri
aku tidak akan membiarkan mereka menangis sendiri
aku tidak ingin mereka bersedih lagi
aku ku seka tiap air mata mereka yang menitis di pipi
walau dengan air mataku masih menemani
Tuhan..
ampunkan aku..
biarlah tangisanku adalah yang terakhir kalinya
tidak ku ingin tangisan mereka menyusulinya
kerana aku tahu peritnya menahan duka
tidak ku ingin mereka sama merasa
bila mereka menangis
hatiku terguris di hiris
Tuhan..
ampunkan aku..
masih tidak mampu
sendirian menyeka air mataku
30 mei 2012
Monday, 28 May 2012
mengenang memori usang
hidup dalam cebisan-cebisan masa
yang bersisa
manusia terkadang terlupa
untuk memikirkan pesanan orang tua
waktu yang ada terlalu berharga
untuk di persia dengan mengenang memori usang
untuk di persia dengan mengingati angan-angan bersawang
hidup dalam detak-detak masa
yang bersisa
manusia terkadang terlena
di ulit air mata
menderu dari emosi yang terganggu
mendera dari hati yang terluka
manusia terkadang suka
di dera oleh sejarah lama
di tikam oleh kenangan lalu
air mata mengalir lesu
dari hati lemah dungu
dan manusia masih termangu
tertunggu bilakah datangnya cahaya
sedang manusia tidak menuju ke arahnya
sungguhpun mentari kini merah di ufuk senja
manusia terkadang memilih
untuk di luka dan di toreh
pada hati yang bingung
manusia masih termenung
merenung pada tinggi gunung
yang agung
berharap mampu ke puncak
walau langkah sedikitpun tidak berganjak
gunung masih tersenyum megah
sedang manusia masih di lembah
termengah, rebah dan menyerah kalah
arus tidak ingin di tongkah
ribut tidak ingin di redah
manusia hanyut dalam kenangan silam yang punah
hidup dalam sisa-sisa masa
manusia terlupa
hidup terlalu singkat untuk menjadi sedikit
memori tidak perlu di ingat untuk hati menjadi sakit
14 mei 2012
yang bersisa
manusia terkadang terlupa
untuk memikirkan pesanan orang tua
waktu yang ada terlalu berharga
untuk di persia dengan mengenang memori usang
untuk di persia dengan mengingati angan-angan bersawang
hidup dalam detak-detak masa
yang bersisa
manusia terkadang terlena
di ulit air mata
menderu dari emosi yang terganggu
mendera dari hati yang terluka
manusia terkadang suka
di dera oleh sejarah lama
di tikam oleh kenangan lalu
air mata mengalir lesu
dari hati lemah dungu
dan manusia masih termangu
tertunggu bilakah datangnya cahaya
sedang manusia tidak menuju ke arahnya
sungguhpun mentari kini merah di ufuk senja
manusia terkadang memilih
untuk di luka dan di toreh
pada hati yang bingung
manusia masih termenung
merenung pada tinggi gunung
yang agung
berharap mampu ke puncak
walau langkah sedikitpun tidak berganjak
gunung masih tersenyum megah
sedang manusia masih di lembah
termengah, rebah dan menyerah kalah
arus tidak ingin di tongkah
ribut tidak ingin di redah
manusia hanyut dalam kenangan silam yang punah
hidup dalam sisa-sisa masa
manusia terlupa
hidup terlalu singkat untuk menjadi sedikit
memori tidak perlu di ingat untuk hati menjadi sakit
14 mei 2012
bersama mereka
bersama mereka
kita berpadu tenaga dan usaha
bercerita tentang sastera dan agama
bercerita tentang Tuhan dan kemanusiaan
berbicara tentang pengetahuan dan kebenaran
berbicara tentang pengalaman dan bimbingan
berkongsi minat dan matlamat
berkongsi rasa dan bicara
mari kita bersama mereka
menumpang teduh rumpun ilmu
membuang angkuh di hati yang terbuku
melaungkan kebenaran di medan kebatilan
memahat kasih sayang di hati yang terbuang
bersama mereka
kita mengaut ilmu dan kebaikan
kita menyahut seru dan panggilan
jangan sekadar menumpang bangga
jangan sekadar menumpang nama
ayuh! kita garap ilmu di dada mereka
ayuh! kita sentap kebatilan yang lantang bersuara
bersama mereka
mari kita berjuang bersama
usah hanya lantang bersorak menyokong di kaki lima
13 mei 2012
kita berpadu tenaga dan usaha
bercerita tentang sastera dan agama
bercerita tentang Tuhan dan kemanusiaan
berbicara tentang pengetahuan dan kebenaran
berbicara tentang pengalaman dan bimbingan
berkongsi minat dan matlamat
berkongsi rasa dan bicara
mari kita bersama mereka
menumpang teduh rumpun ilmu
membuang angkuh di hati yang terbuku
melaungkan kebenaran di medan kebatilan
memahat kasih sayang di hati yang terbuang
bersama mereka
kita mengaut ilmu dan kebaikan
kita menyahut seru dan panggilan
jangan sekadar menumpang bangga
jangan sekadar menumpang nama
ayuh! kita garap ilmu di dada mereka
ayuh! kita sentap kebatilan yang lantang bersuara
bersama mereka
mari kita berjuang bersama
usah hanya lantang bersorak menyokong di kaki lima
13 mei 2012
kami kelaparan
bila kelaparan
mencabar kepetahan
kami berbicara bagaikan orang hilang pedoman
kami berkata-kata bagaikan orang tidak punya perasaan
kamilah manusia yang sedang kehausan
tidak pernah minum sejak zaman-berzaman
kerana kelaparan
hati kami sakit dan lidah kami menyakitkan
bila kelaparan
menganggu ketenangan
kami bertingkah sesama manusia
kami berbalah sesama saudara
kamilah manusia yang sedang kelaparan
berebut makanan terbuang di jalanan
kami tidak tahu apa itu sopan
patah lagi menilai erti kesopanan
bila kelaparan
mnerjah kotak fikiran
bukan makanan yang kami dambakan
bukan minuman yang kami harapkan
hanya seteguk ilmu dari cangkir kemanusiaan
moga kami tidak lagi melarat dalam kejahilan
moga kami tidak lagi rakus melahap nilai-nilai kemanusiaan
04 mei 2012
duhai hati
dengan kepercayaan menebal
terkadang hati terasa kesal
terkadang hati terasa sebal
dengan kenalan seolah tidak ku kenal
duhai hati
kenapa degilmu menjadi-jadi?
kenapa naifmu tidak kenal berhati-hati?
kenapa jahilmu akhirnya memakan diri?
duhai hati
tangisan itu bukannya ubat
mampu mengubah hati yang kelat
dendam itu bukannya alat
mampu mengubah kebencian yang pekat
dengan rasa percaya pada Tuhan
pupuklah kekuatan
pupuklah keyakinan
dengan berbekalkan keimanan
duhai hati
kenapa masih menangis?
kenapa masih berendam air mata?
kenapa masih terpinga-pinga?
duhai hati
kuatlah! jangan terusan melayan perasaan
kuatlah! tangisan itu melemahkan kekuatan
berapa kali harus di pesan?
sendirian itu hanyalah alasan
untuk tidak di kerah kekuatan
kenapa masih tidak yakin pada kekuasaan Tuhan?
13 april 2012
selamat jalan (buat teman dari daerah asing)
pergilah dengan tenang
usah lagi meoleh ke belakang
usah ekor mata sekilas memandang
jangan lagi ada curiga
walau aku tidak mengatakan apa-apa
walau engkau seakan memaksa
aku masih tersenyum menyimpan kata-kata
cukuplah dengan apa yang mereka perkata
aku harap engkau tidak terlibat sama
dengan itu aku masih tetap tahu
kita dan mereka berbeza dengan di pandu ilmu
keyakinan kita berbeza
tidak ada bahasa yang engkau fahaminya
engkau mengharapkan aku
berkata sesuatu
ucapan maaf atau pengakuan sesalan
kata-kata perangsang atau ucapan selamat jalan
bagiku tidak perlu aku luahkan semua itu
apa yang terzahir tidak sama dengan yang terbuku
tidak perlu aku turut serta berkata ini dan itu
sebagaimana ucapan mereka menyedapkan hatimu
sedang hakikatnya di hati menipu
cukuplah engkau sentiasa ku ingat
cukuplah engkau sentiasa dekat
di dalam doaku tanpa jemu
tidak perlu sebarang kata
sebagai buktinya
engkaulah musuh yang menjadi sahabat
pulangmu sentiasa ku doa
moga segala-galanya selamat
moga engkau berbahagia
di tanah airmu tercinta
08 februari 2012
Sunday, 8 April 2012
kematian itu pasti
meneliti satu persatu
catatan perubatan itu
bagaimana mereka mampu setenang itu
sedang jantungku berdegup laju
hatiku cemas tidak menentu
kematian itu pasti
mereka berdepan dengan kematian setiap hari
mereka tidak boleh di ganggu emosi
hatiku berdebar emosiku menjadi-jadi
aku bukan doktor
gentarku gugup sebelum bertempur
belum lagi melihat pesakit menggelupur
bagaimanakah rasanya mereka
berdepan dengan kecemasan setiap harinya
bagaimanakah rasanya mereka
berdepan dengan kematian setiap kalinya
bagaimanakah rasanya aku
berdepan dengan kematianku bila sampai ketikanya
aku takut!
aku cemas!
bukan bermakna aku pengecut
aku cuma lemas
bertarung dengan emosi dan perasaan
kerana aku bukan ahli perubatan
kerana aku cuma manusia yang memperjuangkan nilai kemanusiaan
sarat dengan mainan perasaan
memang benar kematian itu pasti
namun aku bukan mereka
untuk kuat berdepan dengan kematian setiap harinya
8 april 2012
catatan perubatan itu
bagaimana mereka mampu setenang itu
sedang jantungku berdegup laju
hatiku cemas tidak menentu
kematian itu pasti
mereka berdepan dengan kematian setiap hari
mereka tidak boleh di ganggu emosi
hatiku berdebar emosiku menjadi-jadi
aku bukan doktor
gentarku gugup sebelum bertempur
belum lagi melihat pesakit menggelupur
bagaimanakah rasanya mereka
berdepan dengan kecemasan setiap harinya
bagaimanakah rasanya mereka
berdepan dengan kematian setiap kalinya
bagaimanakah rasanya aku
berdepan dengan kematianku bila sampai ketikanya
aku takut!
aku cemas!
bukan bermakna aku pengecut
aku cuma lemas
bertarung dengan emosi dan perasaan
kerana aku bukan ahli perubatan
kerana aku cuma manusia yang memperjuangkan nilai kemanusiaan
sarat dengan mainan perasaan
memang benar kematian itu pasti
namun aku bukan mereka
untuk kuat berdepan dengan kematian setiap harinya
8 april 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)




.jpg)



